Mengatur & Mengerti

“Mengatur” dan “mengerti” akan sulit dibedakan dalam hubungan cinta. Rasa cinta yang mendalam terkadang mendorong seseorang egois (dia hanya untuk aku), sehingga tanpa sadar akan mencoba mengatur ini dan itu dengan dalih “demi kebaikan pasangan” padahal sebenarnya itu penyaluran keegoisan semata. Boleh jadi pasangan akan merasa terbatasi ruang geraknya karena aturan itu tidak sesuai dengan suara hatinya. Hal ini beda apabila niat kita mengatur diawali dari “mengerti” tentang apa dan bagaimana pasangan kita, sehingga aturan apapun yang diberikan akan disesuaikan dengan karakter dia.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s