Bakmie Godhog special

Di sudut kota Jogja, tidaklah sulit menemukan penjual Bakmie Jawa. Tersedia menu yang beraneka, dari nasi goreng, bakmie goreng, bakmie godhog, sampai magelangan (nasi goreng campur mie).

Jujur, aku paling suka dengan menu Bakmie Godhog special. Apaan tuch?! Bakmie godhog dengan telur bebek dan ditambah kepala-leher ayam kampoeng yang dicacah (dipotong kecil-kecil agar mudah dimakan). Biasanya saya pesan khusus “tolong kepala-lehernya direbus agak lama ya, biar daginge lunak…”. Maklum ayam kampung…. khan beda banget ama ayam kampus, lhoh?!

Biasanya makin enak, makin lama antrinya karena tentu banyak pelanggan yang datang. Apalagi jika kita datang jam 19.00 s/d 21.00 di saat orang menikmati makan malam. Mak Nyus juga apabila kita makan di saat musim hujan dan berhawa dingin. Racikanku yang membuat mak Nyus adalah dengan ditambahkan acar mentimun, sedikit kecap, cuka serta taburan merica. Acar menambah rasa sedikit asam-segar, kecap untuk pemanis (jangan kebanyakan, ntar aroma kaldunya hilang), cuka untuk pelarut lemak :p, dan merica untuk memacu tubuh mengeluarkan keringat kayak keliling lapangan bola hehhe.

Minumnya? teh poci pake gula batu donk……..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s