Hidup Mandiri

Perjalanan jiwa dari alam kandungan menuju alam barzah dan alam akherat, harus terdampar dulu di alam dunia yang serba fana dan kadang memabukkan. kenapa? karena di sini sering jiwa-jiwa itu terlupa bahwa hakekatnya dia akan melakukan perjalanan seorang diri. Sang Jiwa akan mudah terpesona pada kasih sayang orangtua, saudara, kekasih, sahabat dan segala macam pernik kehidupan yang menyelimutinya.

Harusnya sang jiwa mulai meyakini bahwa : jangan jatuh cinta apabila tidak siap untuk patah hati. jangan memiliki jika tidak siap kehilangan. juga, semua yang datang akan pergi. semua yang hidup akan mati. dst.

Sudah siapkah kita hidup mandiri?

One response to “Hidup Mandiri

  1. someone in FC

    It’s so hard to practise…
    I need to be surrounded by everyone who really love me, and sure I’ll always them, too..
    No doubt..! But how come we’ll have it..?
    It’s kinda impossible some, but some, who knows I’ll have it soon… God’ll grant it… Insya Allah..!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s