Tinggal Separoh

Beberapa hari lalu, seorang teman kosnya bertanya :
“Bapak, usianya berapa sekarang?” ternyata sungkan memanggil “mas”. atau dah tua?
“Tiga puluh lima tahun,” Jawabku jujur
“Wah, tinggal separoh donk, Pak !” Komentarnya sambil senyum.
 
Gleks! iya, ya. Aku jadi termenung. Nabi Muhammad SAW saja umurnya 63 tahun. Kalo separoh, umurku 70 tahun donk. Hiks.. sudah separoh perjalanan. Apa yang sudah aku lakukan? apa yang sudah aku dapat?
Mulailah aku menghitung. Istri dah punya, anak belum. Rumah belum. Padahal dah kerja 11 tahun :p. Pensiun gak jelas juga. Yang jelas pertemananku, alhamdulillah, buanyak. Mungkin inilah harta paling berharga buatku saat ini. Bagaimana meng-create pertemanan ini menjadi jalan silaturrahmi, menjadi jalan rizki, dan menjadi jalan kerjasama.
 
Bagaimana dengan jalan ibadah? dulu sih sempat mencicipi jalan ke-alim-an. Semasa SMA sampai mahasiswa tingkat 2. Calon ustad begitulah. Hobynya mendengarkan cerama KH Zaenuddin MZ plus tak lupa mencatat apa anekdotnya. Kemudian dengan PD-nya berceramah alias kultum di jemaah remaja.
Tapi itu dulu…….. ……… ….. :p
Sekarang malah asyik mengisi web blog ku dengan celoteh serba aneka, dari ilmiah, pergaulan, cinta, perjalanan, agama, dll. Kadang terbersit juga untuk menjadikan sebuah buku berjudul :
                            Ki Asmoro Jiwo
                  J A L A N   K A H U R I P A N
 
hehehe…… mimpi boleh khan?
 
Hidup adalah pilihan
Kita berhak memilih
Sampai tidak lagi diberi pilihan hidup
Sisa waktu hidup ini
Semoga menuju jalanNYA
Semoga mendapat ridhoNYA

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s