PIJAT ENAK

Kebiasaan badan yang jarang berolah raga menyebabkan menumpuknya lemak dan mudahnya rasa pegal merasuki sekujur badan. Paling enak adalah minta pijatan ke orang terdekat, apapun statusnya. Namun biasanya pijatan hanya sekedar pijatan. Lalu biasanya kita mencoba mencari dimanakah tempat pemijatan yang representatif.
 
Biasanya di perkampungan telah tersedia tukang pijat, yang beritanya beken dari mulut ke mulut. Bahkan kadang kita harus antri dulu atau janjian mau pijat jam berapa. Lama pemijatan biasanya 1-2 jam. Ada yang pijat urut untuk keseleo (salat urat) atau sekedar menghilangkan capek. Di akhir pemijatan, biasanya berlangsung salam tempel (baca: pembayaran sekian rupiah). Si pemijat sering menjawab “seikhlasnya” atau “monggo mawon” ketika ditanya berapa rupiah yang harus dibayar. Maka biasanya tarif berlaku 30rb sampai 50rb per orang.
 
Ada juga yang buka praktek di rumahnya. Ada yang memasang papan nama “pijat sehat”, ada juga “pijat refleksi”, dll. Kita harus datang ke rumahnya langsung atau janjian telpon dulu. Maklum, jika antri bisa nunggu minimal 1 jam.
Ada juga pemijatan yang dikaitkan dengan upaya deteksi penyakit dan kemudian diberikan resep dan obat china sebagai penyembuh pelengkapnya. Hebatnya, hasil analisis lab sering sama angkanya dengan prediksi si pemijat berdasarkan deteksi saat beliau menekan di titik tertentu di bagian telapak kaki.
Langganan pasiennya bisa sampai Jakarta dan luar Jawa. Beliau tidak memasang tarif untuk jasa pemijatan, tapi harga obat china sudah standard. Yang jelas tidak mahal atau terjangkau kalangan menengah ke bawah.
 
Beda lagi dengan layanan pemijatan yang sudah dikemas dengan pelayanan prima. Biasanya tempat ber AC, ramah pelayannya, ada banyak pemijat, dan yang jelas bersertifikasi. Pertama, kita diminta merendam kedua kaki (sampai mata kaki) dengan air hangat sekitar 5 menit. Kemudian kita diminta tidur telentang. Pertama bagian telapak dan jari-jari kaki yang dipijat. Lalu kaki bagian depan dan belakang. Biasanya punggung juga akan diurut. Kemudian tengkuk untuk menyembuhkan pegal-pegal. Terakhir pemijatan di sekitar kepala. Servis layanan ini bervariasi dari 35rb sampai 60rb per 1,5 jam pemijatan.
 
“Keramahan” pemijat beraneka pula. Ada yang diam tanpa bicara untuk konsentrasi memijat. Ada yang sambil ngobrol dengan pasien. Bahkan ada yang ngobrolnya ngelantur sampai pemijatannya kurang optimal. Yang jelas, cerita ini sebatas pemijatan yang benar-benar pijat untuk badan enak, bukan untuk service “lain”.
 
Saat dipijat, dengan ruangan sejuk ber AC, parfum ruangan ber-aroma theraphy, dan alunan musik instrumentalia; maka jangan heran bila kita terlelap untuk sejenak melupakan kepenatan dan beban kesibukan pekerjaan.
Agaknya pemijatan rutin ini perlu dilakukan bagi mereka yang super sibuk dan butuh rileksasi. Yah, 2 minggu sekali cukuplah. Kita bebas memilih mana pemijat yang dikehendaki. Tapi biasanya bagi big boss sudah ada langganan pemijat yang membuat beliau kecanduan.
 
Namun dari semua pemijatan itu, ada trend yang dilakukan oleh pemijat. Pertama, biasanya mereka fokus di telapak kaki dan tangan, karena di situlah pusat simpul-simpul syaraf berada. Kedua, pemijatan-pengurutan biasanya pada jalur di sela-sela tulang dengan arah ke jantung. Jadi kalau lokasi dada ke bawah, diurut mengarah ke atas. Demikian juga kalau lokasi titik di dada ke atas akan diurut ke bawah. Ketiga, pemijatan sekitar mata-kening-tengkuk untuk pusing-tegang; pemijatan di punggung untuk yang capek bekerja fisik, pemijatan kaki sampai lutut apabila bekerja banyak menggunakan kaki (misalnya naik gunung, dll.).

One response to “PIJAT ENAK

  1. Ni Endah Dharma Hayu

    Met kenal ya mas, aku baca pijet enak jadi inget kakakku yang tinggal diKudus. Kerjaan tetap beliau sich guru SMA. Gara2 pernah mijet temennya yang sakit dg pijet setrum, end up pasiennya jadi mbludag. Sampe dokter2 juga jadi pasiennya.
    Dan satu lagi ttg Garang Asem, aku jadi pingin bikin hehehe….

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s