Mengatur dan diatur

Kata orang,
Jika tidak mau diatur orang lain, jadilah pengusaha (wirausaha), karena pekerjaan ini lebih banyak mengatur orang lain
Jika mau diatur orang lain, jadilah pegawai kantoran, karena pekerjaan ini akan lebih banyak diatur orang lain (termasuk sistem)

sebenarnya “mengatur dan diatur” itu hanya masalah persepsi belaka.
selama kita berhubungan dengan orang lain, selama itu pula kita akan masuk mekanisme “mengatur dan diatur”.
yang utama adalah bagaimana agar tujuan diri dan tujuan bersama dapat beriringan jalan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s