Nenek Tua dalam kesendirian

Nenek tua duduk termangu merepih sepi
Suami telah pergi di telan zaman
Anak-anak pergi mencari penghidupan
Cucu-cucu pergi menikmati dunianya

Nenek tua merasakan kesendirian
Banyak teman se angkatan tinggal sejarah
Tak ada yang mendekat, karena beda dunia
Sepi hatinya, sepi lingkungan sekitarnya

Nenek tua digerogoti kondisi yang rapuh
Tak bisa lagi melakukan seperti usia muda
Hanya termangu mengenang masa lalu
Keceriaan itu hanyalah di mimpi sejarah

Nenek tua tinggal menunggu alunan waktu
Perjalanan seakan mencapai ujungnya
Menunggu tuk dilupakan semua
Ada jadi tiada, datang untuk pergi selamanya

Yogyakarta, 10 Mei 2013 | Ki Asmoro Jiwo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s