Puisi : UNGGAH-UNGGUH

UNGGAH-UNGGUH

Kehidupan itu terangkai dari tatanan
Unggah-ungguh adalah budaya penyelarasan
Kepada siapa kita sedang berhadapan
Seperti apa kita sampaikan pesan

Bagaimana menyayangi yang muda
Yang penuh gejolak mengungkap kata

Bagaimana menghargai yang tua
Yang penuh rasa di setiap langkahnya

Bagaimana berbakti kepada orangtua
Yang penuh cinta kasih memberi hatinya

Bagaimana menghormati para guru
Yang mengabdi untuk berbagi ilmu

Bagaimana cinta kepada semesta
Yang sama-sama menjadi makhluk-Nya

Unggah-ungguh adalah pembeda
Harkat dan martabat sebagai manusia
Sekedar penuntun rangkaian harmoni
Satukan jiwa yang terpisah raga

Yogyakarta, 25 Februari 2014 pukul 06.04 WIB

Ki Asmoro Jiwo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s