BILA AHLI OBAT BERSILANG CARA

BILA AHLI OBAT BERSILANG CARA

Oleh : Ki Asmoro Jiwo

Bila kita pusing, apa obatnya?
Sebelum dijawab, mari kita simak uraian di bawah ini.

Ahli medis berkeyakinan bahwa obat untuk penyakit harus melalui resep-resep obat yang diijinkan oleh instansi berwenang, dengen dosis yang dianjurkan, dan dibeli pada toko obat berlisensi.

Ahli pengobatan arab berpendapat bahwa obat penyakit adalah kombinasi madu, kurma, habadussauda, jinten dan bekam.

Ahli pengobatan tiongkok berpendapat bahwa obat penyakit adalah kombinasi akupunktur (tusuk jarum), totok darah, dan herbal ala tiongkok.

Ahli pengobatan jamu jawa berpendapat bahwa obat penyakit adalah jamu, yang merupakan kombinasi akar-akaran, buah dan daun.

Ahli pijat berpendapat bahwa penyakit dapat disembuhkan dengan cara pemijatan pada titik-titik tertentu terutama telapak tangan dan telapak kaki.

Ahli obat herbal berpendapat bahwa obat paling aman adalah dari bahan herbal tanpa campuran bahan kimia yang berbahaya.

Ahli spiritual berpendapat bahwa sumber penyakit adalah perilaku pasien itu sendiri, terutama dalam mengelola hawa nafsunya.

Ahli tenaga dalam berpendapat bahwa pengobatan dapat dilakukan dengan penyaluran hawa murni pada titik-titik tertentu di tubuh pasien.

Mungkin uraian di atas tidak spesifik dan lengkap, namun ini hanya sekedar penggambaran bahwa “banyak terdapat ahli obat, banyak cara pula yang dilakukan dalam mengobati, serta banyak pula argumen yang disampaikan untuk meyakinkan pasiennya”.

Kembali ke pertanyaan di atas,
Bila kita pusing, apa obatnya?

Ternyata yang dilakukan pasien juga beraneka macam, seperti : minum obat kimia, tidur, pemijatan, meditasi, minum jamu, konsultasi masalah, dll.

Tulisan ini bukan untuk menentukan mana cara pengobatan terbaik, tapi yang lebih utama adalah :
1. Apa penyebab penyakit tersebut?
2. Metode pengobatan mana yang diyakini oleh pasien?
3. Beberapa metode yang berbeda dapat diberikan untuk saling melengkapi, tapi metode yang sama (misal, sama-sama benda harus dimakan), memerlukan jeda waktu 2-3 jam.

Anda punya saran dan pendapat? Silahkan……………

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s