MENJAGA PERSAHABATAN PASCA BERKELUARGA

MENJAGA PERSAHABATAN PASCA BERKELUARGA

Bagi kita yang sudah berkeluarga, tentu dulu punya banyak kenangan terhadap teman-teman semasa SD, SMP, SMA dan Kuliah. Atau teman-teman yang ditemui saat masa kecil, remaja sampai sebelum berumah tangga.

Dalam kondisi sendiri (baca: status single), kita demikian mudah berteman dengan siapa saja, mau mendatangi siapa saja, mau berkomunikasi dengan siapa saja, dll. Yang penting kedua pihak ada kecocokan untuk berkomunikasi.

Lain halnya apabila kita sudah berkeluarga (baca: berpasangan). Biasanya tidak semudah itu untuk berkomunikasi dan atau bertemu dengan sahabat/kenalan, baik sesama jenis, apalagi ketemu lain jenis. Biasanya pula ada banyak pertanyaan klasik yang sering terdengar, seperti :
– SMS siapa? telpon siapa?
– Siapa dia?
– Ada apa bertemu dia? dll.

Dengan alasan menjaga stabilitas rumah tangga, tak jarang, banyak orang memilih untuk menutup pintu komunikasi dan silaturahmi dengan para sahabat lama. Apalagi jika ternyata pasangan kita amat sangat cemburuan. Maka dalam kurun waktu tertentu banyak teman akan kehilangan kabar kita, karena kita cenderung menutup diri.

Sebenarnya ada beberapa cara untuk tetap menjaga silaturahmi dan komunikasi dengan teman lama, misalnya :

1. Jika bertemu teman lama, ajak pasangan kita, berikan penjelasan dan pengertian bahwa orang itu adalah sahabat lama dan banyak memberikan jasa baik di masa lalu. JANGAN memberikan informasi yang memicu cemburu misalnya “dia dulu mantanku”, “aku dulu naksir dia”, dll.

2. Secara periodik, misalnya sebulan sekali, cobalah kirim kabar walau sekedar SMS, misal “gimana kabarmu? semoga baik-baik saja”. Atau menanyakan kabar beberapa teman yang lain.

3. Setiap hari istimewa, cobalah ucapkan selamat. Seperti ulang tahun (jika masih ingat tanggal) atau minimal saat sama-sama merayakan hari lebaran, dll.

Banyak orang merasa malas untuk menjalin komunikasi dengan teman lama, dengan alasan sudah tidak ada urusan dan sibuk dengan urusan masing-masing. Tapi saat kita sedang kesulitan hidup, banyak teman lama dihubungi untuk meminta pertolongan.
Padahal menjalin silaturahmi dapat memanjangkan umur dan menambah rizki.

Hidup adalah pilihan. Jalan mana yang ada pilih?

Ki Asmoro Jiwo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s