ILMU POLITIK – LOGIKA MEMILIH

ilmu politik
————-

LOGIKA MEMILIH

Ada berbagai macam motivasi orang dalam memilih calon pemimpin.

Pertama,
Apakah pemilih kenal dengan calon? sudah kenal lama atau baru kenal.
Jika sudah kenal lama, bagaimana prestasinya? baik atau buruk? jika baik, tentu layak diteruskan (dipilih), tapi jika buruk, masak sih mau mengulang prestasi buruk lagi?
Jika baru kenal, sejauh mana kenalnya? mungkin bisa mencari tahu biodatanya, bagaimana prestasinya, pengalaman kerjanya, keluarganya, dll. Memang yang baru belum ada prestasi, tapi mungkin bisa berharap kebaikan di kemudian hari.

Kedua,
Ada jenis pemilih yang lebih melihat sosok fisik dari calon pemimpinnya. Misalnya kegantengan/kecantikan dan penampilan pakaiannya. Memang alasan ini kurang rasional, tapi buktinya banyak yang dengan alasan ini. Ada kenyamanan dan kecocokan ketika melihat aspek fisiknya.
Bahkan ada beberapa orang yang yakin ketika melihat wajahnya, mungkin ada aura kecocokan yang dirasakan, yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata.

Ketiga,
Ada pemilih yang lebih cocok dengan melihat latar belakang calonnya. Misalnya dari keluarga mana, dari komunitas mana, dari partai mana. Pengaruh figur-figur di belakang calon akan turut mewarnai motivasi pemilihnya.
Keempat,
Motivasi terpengaruh oleh pilihan orang dekat. Terkadang dalam satu keluarga atau satu pertemanan, ada semacam kekompakan untuk memilih siapa. Lalu dalam kelompok ini berbondong-bondong pada pilihan yang sama.

Kelima,
Mungkin ini yang paling mewabah dalam dekade ini, yaitu memilih karena sudah mendapatkan amplop/uang dari calon melalui jago-jagonya di lapangan. Logikanya sederhana, yang memberi paling banyak akan dipilih. Tapi ada juga pemberian banyak malah kalah. Motivasi no 5 ini masih misteri untuk bisa diraba manuvernya dimana, karena biasanya dilakukan dengan diam-diam dan bahkan menggunakan “serangan fajar”, yaitu pagi hari sebelum pemilih datang ke TPS.

Keenam,
Tergiur oleh janji-janji dalam kampanye dan slogan iklan, membuat sebagian pemilih tergoda menentukan pilihannya. Walau tahu, bahwa kebanyakan janji akan sulit ditepati, tapi ada saja yang tergiur olehnya. Apalagi saat kampanye menggunakan hiburan yang ciamik.

Semoga manfaat,

Ki Asmoro Jiwo

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s